24
Des
07

Aku dan Pena

Apa yang ada dalam hatiku hanya aku dan Tuhan yang tau

Aku tak mau seorangpun tahu selainku

Hatiku perih, ia kadang menangis, menjerit

Tak ada yang tahu

Hatiku bahagia, ia ingin melompat kegirangan

Hanya aku dan Tuhan yang tahu

Hatiku berontak, ia ingin berteriak

Tapi tak mampu

Apakah aku terkurung?

Ataukah aku yang memenjarakan hatiku sendiri?

Keangkuhanku menjadi penghalang paling hebat

Aku adalah diriku sendiri

Tapi aku manusia yang punya hati, yang masih dapat merasa

Ya, aku punya orang lain

Lalu nanarku pada sebuah pena

Ia runcing bagai belati

Ia tajam bagai pedang

Ia siap merobek-robek penutup hatiku

Membuka setiap belenggu yang mengganggu hidupku

Aku ingin semua mendengarku

Apa yang kurasa apa yang ku tahu

Dengan penaku…

Biarlah mulutku tak bersuara

Biarlah ragaku tak mampu menopang senjata

Saat kebusukan meraja diantara bayangan pelangi dunia

Kebenaran terkunci dalam ruang gelap tak bertepi

Dengan penaku aku akan bicara

Hitam adalah hitam, putih terlihat putih

Tak ada lagi warna abu-abu

Hari ini akan kumulai satu langkah kakiku

Sebuah langkah panjang meraih asa yang tertunda…..


0 Tanggapan ke “Aku dan Pena”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan




The Beginner BloGGer

AlmaNak

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

KATEGORIES

Buka2 aja, GRATISSS!

Tag

Blog Stats

  • 14,071 hits

Foto2 supaya tidak SEPII

midnight city still

Untitled

Man should always remember his connection to mother earth.

Untitled

Let it snow... Let it snow... Let it snow...

More Photos