Anda seorang penggemar sepak bola? Bagi anda pecinta sepak bola Indonesia tentu mengenal sosok Budi Sudarsono. Kiprahnya di dunia pesepakbolaan Indonesia tak perlu dipertanyakan lagi. Posisinya sebagai striker kerap mengantar Indonesia beraksi di kancah regional seperti saat Piala Asia 2007 berlangsung di Jakarta beberapa saat lalu. Kepiawaiannya memainkan bola di antara lawan membuat Budi dijuluki ’si ular phyton’.
Pria kelahiran 19 September 1979 kini memperkuat klub kebanggaan kota asalnya Persik-Kediri. Sebelumnya, Budi sempat bergabung dengan Persebaya (1999-2000), Persija (2000-2001), Deltras Sidoarjo (2001-2002), kemudian kembali ke Persija Jakarta (2003-2004). Sejak pertama kali bergabung berada di bawah bendera Persebaya hingga klub-klub berikutnya, kemampuan bapak dua anak ini semakin terasah hingga tahun 2004 ia tercatat sebagai pemain inti timnas Indonesia. Dalam timnas, biasanya ia dipartnerkan dengan pemain-pemain andalan lain seperti Bambang Pamungkas, Zaenal Arief, dan Rachmat Rifai.Budi sangat dikenal sering melancarkan tendangan-tendangan maut ke gawang lawan.
Sebagai pemain sepak bola professional, kesuksesan kini berada di tangan pemain tim Macan Putih bernomor punggung 13 ini. Namun hal itu tidak membuatnya merasa hebat. Di mata penggemar, Budi merupakan sosok yang rendah hati dan religius. Hal itu tampak ketika setiap kali akan melaksanakan pertandingan, ia menyempatkan mohon doa restu kepada kedua orang tuanya serta berdoa secara khusus. Pada hari Idul Fitri pun ada tradisi open house di kediamannya di Kediri. Hal ini ia maksudkan selain bersilaturahmi dengan kerabat dan rekan-rekan, kesempatan itu juga ia manfaatkan untuk mendekatkan diri pada penggemar serta orang-orang yang telah mensupport kariernya.
Saat ini dengan dukungan istri dan kedua anaknya, Budi masih berusaha memberikan yang terbaik bagi tanah kelahirannya dan tentu bagi Indonesia.
Bravo sepak bola Indonesia!
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Tinggalkan Komentar