Fenomena Bernama Budi Anduk!
Dunia komedi Indonesia kembali diramaikan oleh pendatang baru. Setelah sekian episode komedi situasi Tawa Sutra di AnTV terlewati, wajahnya kini sudah tak asing lagi di kalangan pemirsa televisi.
Budi Anduk memang memikat, setidaknya bagi para fansnya yang tersebar di berbagai jejaring sosial dunia maya. Terutama Facebook dan Friendster. Mengawali karier sebagai figuran pada sitkom ‘Ngelaba’ tahun 1996, pria kelahiran jakarta 8 Februari 1968 ini meraih sukse besar ketika perannya di Tawa Sutra disambut baik oleh pemirsa. Perawakan tubuhnya yang gemuk, agak menonjolkan postur pendek, kulit hitam (maaf bukan rasisme) rambut keriting serta banyolannya yang ceplas-ceplos terbukti berhasil menjadi jurus ampuhnya laris hingga kini. Tawaran yang datang kini tak hanya berupa peran komedi namun juga merambah dunia iklan dan presenter.
BuDuk, Budi Anduk, atau juga sering dipanggil Andre memang fenomenal. Terbukti dari sekian banyak berita tentangnya di internet, selalu ada komentar positif diselingi foto-foto lucunya. Foto-foto hasil edit tersebut mengidentikkan Budi Anduk dengan tokoh-tokoh kondang. Mulai dari Obama, Che Guevara, dan lain-lain.


Saya sendiri mulai memperhatikan BuDuk saat seorang teman yang ‘ngiri’ pada foto BuDuk versi Che Guevara, sampai ingin dieditkan serupa dengannya. Dan ternyata hingga Sekarang saya masih senang menyaksikannya di layar kaca. Meskipun saya tidak terlalu suka penampilannya terkesan ‘terlalu dipaksa produser’ dalam acara terbarunya Untung Ada Budi.
Apapun itu, semoga tetap low profile ya, Om BuDuk!
Pokoknya Budi Anduk Top Markotop dah!
saya jarang lihat acara komedi di tv apalagi komedi tawa sutra, saya kenal budi anduk pas iklan kacang pilus.. Dilihat emang kayaknya lucu ya.. Menggantikan timbul kali.
buduk,,, budi andhuk
alias andre
pokok’a top markotop
good marsoogood
kata budi anduk mah,” ill be bak”……..makin eksis aja
wah pokoknya komeng kedua deh
budi anduk poko’a pelawak yang is the best……………….
oooopss sampe lupa feedback komentar2 seputar om Buduk!
tapi berhubung para komentator berpendapat hampir sama,.
idem aja yha feedbacknya,. moga2 om Buduk tetap ada pada garis kelucuannya
gak usah ngikut2 jadi pelawak vulgar, ato maksa jadi orang lain karena bayaran lebih besar..
OK choyy…!!