QS. Muhammad, di Manakah Jalan Hidup Kita?

Al-Qur’an surat ke 47, Muhammad mengungkapkan tentang peperangan, jihad, petunjuk kepada manusia, dan kesyahidan. Selain itu, dalam beberapa ayat juga disebutkan beberapa ciri manusia yang ingkar kepada Alloh, bahkan melakukan makar untuk menghancurkan kebenaran. Di manakah jalan hidup kita?

Tanda-tanda Orang Kafir
Orang-orang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Alloh, Alloh menyesatkan perbuatan mereka. (ayat 1)
Dan orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Alloh menyesatkan amal-amal mereka. Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Alloh (Al-Qur’an) lalu Alloh menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.
(ayat 8-9)
Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang dating dari Tuhannya sma dengan orang yang (syaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya? (ayat 14)
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi), “Apakah yang dikatakannya tadi?” Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Alloh dan mengikuti hawa nafsu mereka. (ayat 16)
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Alloh kemudian merekamati dalam keadaan kafir, maka sekali-kali Alloh tidak akan member ampun kepada mereka. (ayat 25)
Memahami tanda-tanda orang kafir, yang memusuhi Islam dan kebenaran yang diwahyukan Alloh kepada para Nabi, menjadikan kita senantiasa yakin pada kebenaran firman Alloh, bahwa selama manusia hidup, akan selalu ada syaitan baik dalam wujud manusia atau nafsu dalam hati manusia. Sekaligus mengingatkan kita untuk terus berusaha memperkokoh aqidah.

Tentang Petunjuk Alloh
Dan orang-orang yang beriman (kepada Allloh) dan mengerjakan amal-amal yang saleh serta beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Tuhan mereka, Alloh menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. (ayat 2)
Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Alloh, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu (ayat 7)
Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Alloh menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya. (ayat 17)
Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Alloh (pun) beserta kamudan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi (pahala) amal-amalmu. (ayat 35)
Alloh memberikan petunjuk kepada ornag-orang yang beriman dan meyakini kebenaran Al-Qur’an dan apa yang disampaikan kepada Rosululloh Muhammad Sholallohu ‘alaihi wassallam. Kedua hal inilah yang membuat seseorang berusaha menunjukkan ketaqwaannya dengan cara apapun yang diridhoi-Nya.
Meyakini sesuatu dengan haqqul yaqin hendaknya kita lengkapi dengan ainul yaqin yakni dengan membaca ayat-ayat Alloh yang tersurat dan tersirat di muka bumi. Dengan demikian, ikhtiar penyempurnaan iman terlaksana. Manakah jalan hidup yang kita pilih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s