Anand Krisna, Satu dari Seribu

Selamat siang semuanya,.

hiks.. sudah cukup lama tidak update tulisan2 di blog saya ini. Saya hanya khawatir kalo terlalu lama ditinggal, para komentator setia atau yang kurang setia pada lari semua. hi2..

This moment, sebenarnya sudah basi karena bahasan saya mestinya sudah di-post beberapa pekan yang lalu. Itu tuh, yang tentang Anand Khrisna. Gak mau detail karena memang banyak orang sudah pada tau beritanya. Cuma pelengkap di atas pelengkap semata. Tapi ya semoga bermanfaat, sesuai tagline blog ini, dibaca yang bermanfaat saja-lah..

Buat saya, hangat-nya berita seputar pelecehan seksual yang dilakukan mahaguru (hi2.. sebutannya bener gak sih..?) Anand Krisna itu hanya sedikit dari kasus2 penyalahgunaan ‘agama’ atau ‘keyakinan spiritual’ untuk hal-hal yang justru jauh dari ajaran ‘muluk2’ mereka selama ini. Bukannya saya meremehkan sisi ‘spiritualitas’ seseorang dengan mengambil istilah ‘muluk2’ itu, melainkan memang pada kenyataannya, berbagai macam keyakinan spiritual yang tidak jelas dasar keagamaannya itu (lha,. wong isu yang diangkat selalu prulalisme..) menjanjikan ketenangan, ketentraman hidup, dan kedamaian.

Tapi hasilnya? yang kebetulan orang berpendidikan cukup, malah jadi sekuler. Yang tengah2 imannya, banting tulang buat nyumbang ke perkumpulan (ada beberapa juga kan, yang minta bayaran). Yang terlalu berapi2, jadi linglung karena tidak kuat keyakinannya. Dan yang masih muda + cantik, dimanfaatkan buat tindakan asusila. Anda tidak perlu mencoba aliran-aliran ‘kebatinan’ yang jumlahnya banyak, bertebaran di Indonesia ini, untuk membuktikannya.

Agama resmi yang diakui di Indonesia ini kan sudah ada 6. Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Chu. Anak TK-SD aja sudah tau di luar kepala soal itu. Apakah masih kurang sehingga harus meyakini ‘agama2 baru’? atau malah jadi atheis,. Duh2.. sedih. Keadaan bangsa dan dunia yang carut marut di akhir zaman ini jangan sampai membuat kita, manusia, kalo memang masih merasa diciptakan oleh Yang Maha Kuasa, menjadi orang yang ‘keblinger’. Tau kan, ‘keblinger’ itu apa? Ya2, jadi lupa daratan. Mending kalo lupanya sama kampung halaman, kalo lupa sama agama? niatnya sih mencari kedamaian spiritual, lha kalo malah jadi melakukan ibadah2 gak jelas buat siapa, lalu malah menjauhkan dari nilai2 spiritual sebagai manusia bagaimana? Wah2, bisa semakin mendekatkan kita pada tanda2 kiamat beneran dehh..

Coba sedikit dipikirkan, bagaimana kalo memang banyaknya ‘aliran kebatinan’ di sekitar kita memang ada yang ‘membuat’? Biar kita, orang2 awam yang lugu dan tak tau apa2 (hi2.. lugu ni yee..)  semakin jauh dari yang namanya agama. Lebih suka pada theosofi, dan akhirnya ikut mau aja jadi penerusnya Madame Blavatsky? (saha eta?.. dicari sendiri ya kalo mau tau banyak..! ^^)

So what? Ya, kalau buat saya sih, udah tau fitrah sebagai manusia itu ya kembali kepada Yang Menciptakan, tidak perlu mengutak-atik ‘hukum alam’ yang sudah jadi. Hukum alam dalam tanda petik yang saya maksud adalah hukum agama yang haq, yang memang sudah diciptakan untuk manusia, pastinya dari Alloh subhana wa ta’ala. Karena ini menyangkut keyakinan, dan saya meyakini Islam, sebagai petunjuk hidup yang saya ambil.

QS Ar-Ruum : 30-32

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s