Memahami Terjemahan Al-Qur’an

Sedari kecil, sejak balita mungkin, kita yang dilahirkan dalam keluarga muslim diajari membaca tulisan Arab. Tujuannya adalah agar kita bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Masuk TK dan SD, kita mulai belajar dengan buku-buku iqra’. Setelah khatam sampai dengan jilid 6, barulah kita benar-benar belajar dengan mushaf Al-Qur’an.

Perlahan kita mulai lancar membaca Qur’an, lazimnya orang-orang yang ingin kaffah dalam menjalankan ajaran Islam, mencoba memahami maksud ayat-ayat dalam Al-Qur’an kemudian membaca artinya (terjemahan). Lalu juga membaca tafsir serta mendalaminya dengan mengakrabkan diri dengan kajian-kajian syar’i.

Ayat-ayat Al-Qur’an yang langsung diwahyukan dari Alloh subhana wa ta’ala kepada nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wa sallam, telah melewati berbagai zaman. Banyak hal positif dan negatif yang memengaruhi Qur’an itu sendiri. Tidak sedikit usaha yang dilakukan musuh-musuh Alloh untuk menyesatkan umat Islam bahkan dengan ayat-ayat Qur’an sendiri, terutama kita lihat dalam fenomena akhirzaman di sekitar kita saat ini. Namun yang perlu dipahami, bahwa Qur’an, dalam sebuah ayatnya Alloh mengatakan, akan senantiasa terjaga dari makhluk-makhluk yang mencoba menodainya.

Al-Qur’an yang diturunkan dalam bahasa Arab, diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di dunia. Termasuk bahasa Indonesia. Dalam hal ini, Departemen Agama RI, menjadi lembaga resmi yang menjadi pedoman terjemahan Qur’an di Indonesia. Menyaksikan kebiasaan yang kita lakukan dengan membaca Qur’an, memahami terjemahannya, sepertinya tidak ada masalah. Akan tetapi benarkah terjemahan Qur’an yang kita baca sekarang telah benar?

Saya pribadi tidak dapat membuktikannya secara empiris, namun dari sebuah artikel yang saya baca, agaknya kita memang perlu lebih mencermati setiap ayat terjemahan Qur’an yang kita konsumsi setiap hari (insya Alloh). Beberapa kata dalam Qur’an ternyata masih memiliki makna yang kurang tepat dengan konteks yang ada. Beberapa kata masih ambigu atau memiliki arti yang lebih dari satu (dalam bahasa Arab disebut ayat-ayat Musytarak)  Bila kesalahan itu ada, bagaimana dengan jutaan buku, ceramah-ceramah, pelajaran dasar yang menggunakan pedoman atau implementasi dari terjemahan Depag selama ini? — Baca artikel — atau artikel lainnya di sini

Bukan hendak memberikan pengaburan terhadap ajaran Islam yang dipahami sebagian besar umat Islam di Indonesia, hanya sebagai langkah kehati-hatian. Harapannya kita mendapatkan terjemah dan tafsir yang benar sehingga apa saja yang kita pelajari dan pahami dengan niat yang ikhlas karena Alloh ta’ala semakin mendekatkan kita dengan ikhtiar yang maksimal. Amin.

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Quran) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.  Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

(QS. Faathir : 29-32)

5 responses to “Memahami Terjemahan Al-Qur’an

  1. Makanya, belajar bahasa Arab bagi seorang muslim hukumnya WAJIB…
    Kendala terjemahan bahasa sudah biasa terjadi.
    Bahasa jawa aja punya banyak kata yg tidak bisa diterjemahkan ke bahasa indonesia…

  2. bahasa arab menjadi kendala bagi kita itu karena kurang adanya keinginan untuk belajar,padahal bahasa arab bahasa agama yang wajib diktahui ditambah belajar ilmu pengtahuan

  3. @ zulfi dan zaqi
    mempertahankan Qur’an sebab Alloh menjaga kesuciannya, bagian dari motivasi belajar bahasa arab

  4. ngapa ku gak da komentar kog

    tpi kog gak bisa tulisan arab diartikan ke indonesia??????ku kan mau ngerjain pr niy…, gimana sih?????

    mohon di jawab secepatna ok…!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s