Iblis Musuh Abadi yang Sebenarnya

Segala yang terjadi di dunia ini, semua yang terjadi dalam kehidupan manusia adalah sunnatulloh. Begitupun dengan keberadaan iblis yang selalu mengajak manusia kepada kemunkaran sejak nabi Adam alaihissalam masih berada di syurga, hingga nanti tiba hari kiamat.

Manusia memiliki akal dan hawa nafsu. Manusia pun memiliki fitrahnya. Fitrah manusia adalah menyadari bahwa ia diciptakan oleh dzat yang Maha Kuasa. Kuasa atas apa yang akan menimpanya, kuasa atas karunia yang ia dapatkan. Manusia dikaruniai akal sebagai pembeda baik dan buruk, dan hawa nafsu yang mendekatkannya pada kecenderungan kebaikan atau keburukan.

Iblis adalah makhluk Alloh yang ia ciptakan dari api. Ia mengakui kekuasaan Alloh, namun tidak menjalankan apa yang diperintahkan-Nya. Tidak ‘sujud’ kepada nabi Adam, justru berjanji menyesatkan keturunannya hingga akhir zaman. Sayangnya, manusia yang memiliki fitrah sebagai makhluk Alloh, banyak yang mendahulukan hawa nafsu dibandingkan akalnya. Hawa nafsu itu terselip begitu halus dalam hati manusia. Bahkan terselip dalam niatan ibadah atau amal sholeh seseorang. Entah ia kyai, uztadz, pejabat, siapapun ia.

Mari simak dan renungkan apakah kondisi yang saya gambarkan di bawah ini berpotensi menghadirkan godaan iblis..?

  1. Seorang kyai atau uztad yang mulai dikenal masyarakat, ia mendapatkan amplop, bahkan di antaranya memasang tarif terntentu. Fenomena lain lagi, ketika para ulama berpolitik, atau mengkhususkan diri menangani orang-orang yang berada di dunia hiburan.
  2. Seorang muslim yang pandai dalam bidang politik, ia memiliki cita-cita untuk meraih kejayaan Islam. Namun masuk ke dalam sistem yang jelas-jelas bertentangan dengan Islam. Seolah ia tidak berani mengungkapkan prinsip2 islam yang diyakininya. Ketika ia masuk ke dalam pemerintahan, ia pun tak mampu melawan sistem yang berlaku di dalamnya
  3. Seorang pemuda yang haus akan ilmu agamanya, berpindah-pindah dari ‘pengajian’ kelompok tertentu, memilih mana yang mudah dan sesuai di hatinya. Ketika ia berada di sebuah gelongan, ia merasa paling baik, paling fanatik. Tidak cukup berpegang pada Qur’an dan Sunnah saja, berguru hanya pada tokoh kharismatik sesuai ajaran golongannya
  4. Seseorang yang telah menunaikan rukun Islam yang ke-5, ibadah haji, tidak pernah lupa mencantumkan gelar haji atau hajjah di depan nama aslinya. Membedakannya dengan orang lain dan menganggap istimewa dirinya. Padahal  Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassalam tidak menggunakannya
  5. Seorang ahli menganggap bahwa Qur’an dan Sunnah hanyalah tulisan-tulisan yang wajib dipatuhi, namun terpisah dari kehidupan nyata di dunia ini. Menganggap bahwa tidak ada kaitan antara ayat2 yang tertulis di dalam Qur’an dan Sunnah dengan ayat2-Nya di muka bumi
  6. Sekelompok orang yang berhasrat menggenggam dunia dengan mengatanamakan agama tertentu, sementara ia mengadakan kebohongan yang luar biasa kepada siapapun. Bukan demi Tuhan, melainkan pengabdian mereka pada setan

Contoh-contoh di atas mungkin hanya sebagian kecil, mungkin Anda anggap tidak mungkin atau tidak Anda sepakati. Namun ingatlah, ketika Alloh menjadikan kita berjalan di atas sunnatulloh, dan memberikan pedoman-Nya melalui ayat2-Nya dalam Qur’an dan Sunnah, serta menghadirkan ayat2-Nya di sekitar kita, silakan memilih jalan mana yang harus kita lewati menuju kembalinya kita kepada fitrah sebagai manusia.

Iblis telah mengobarkan semangat permusuhan kepada kebaikan, berjanji menyesatkan manusia. Merekalah musuh Abadi kita sebenarnya. Hanya kepada Alloh ta’ala kita berlindung.

Allah berfirman: “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat”. Berkata iblis: “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan, Allah berfirman: “(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan,

Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”.

(QS. Al-Hijr : 34-40)

4 responses to “Iblis Musuh Abadi yang Sebenarnya

  1. Diakhir jaman nanti, umat manusia, sebagian umat ISLAM akan terkena dua fitnah.

    Pertama, fitnah Subhat (Kekaburan dalam memahami ajaran Islam), sebabnya adalah kebodohan.

    Kedua, Fitnah Syahwat (Berbuat menurut hawa nafsu, mempelajari/menjual al-quran dengan harga murah). Biasanya fitnah ini tidak hanya dilakukan oleh orang2 jahil, bahkan dilakukan juga oleh orang-orang ahlul ‘ilmi. Sudah tahu salah, tetapi tetap dilakukannya, untuk kepentingan pribadi, duniawi, na’uzubillah.

    *Yang genduk sebutkan diatas itu sepertinya fitnah syahwat.

  2. Ping-balik: Sebuah Komentar Panjang « Dibaca yang Bermanfaat Saja!!·

  3. Ass. Wr. Wb.

    Tulisan Anda seperti biasa, singkat, padat tapi mengena. Namun dalam artikel di atas ada yang terlewat, sebenarnya tidak hanya manusia yang dilengkapi dengan akal dan hawa nafsu, tetapi juga Iblis. Ketika Iblis dari golongan Jin (QS al-Kahfi 18:50) membangkang kepada perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dia dikutuk sampai menjelang hari Qiamat dan diberi gelar Setan.
    Jadi Setan inilah yang terdiri dari jenis Jin dan Manusia yang menjadi musuh agama Tauhid sebagai sesuatu yang sunatullah sebagaimana dijelaskan dalam QS al-An’am 6:112:
    “Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.”

    (komentar di-cut, untuk membaca kelanjutannya, click di sini)

    • terima kasih atas koreksi dan perbaikannya, mohon izin untuk menjadikan komentar ini postingan baru memandang pentingnya konsep ini untuk orang banyak..

      thx, prof!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s