Kriteria Pahlawan Bangsa

Sedari SD sampai tahapan ‘pencucian’ eh pendidikan selanjutnya, kita diperkenalkan oleh para ‘pencuci’ eh pendidik kita tentang para pahlawan bangsa. Mereka yang gugur dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan, berjuang segenap jiwa dan raga untuk keluar dari imperialisme asing. Teladan serta kepribadian dari para pahlawan menjadikan mereka layak untuk selalu dikenang oleh generasi penerus terutama kaum muda.

Dasar itulah yang dulu pernah menjadi kriteria seseorang untuk mendapatkan gelar pahlawan bangsa (agak males sih, nulis kata bangsa.. tapi sesuaikan konteks saja). Sejarah nasional sudah membuktikannya. Walaupun saya tidak memungkiri bahwa sejarah nasional seperti halnya sejarah2 dunia yang lain, mengalami reduksi atau penambahan sesuai dengan pameo ‘his story’.

***

Entah karena perkembangan zaman, karena semakin banyak ‘his’ yang ingin juga punya ‘story’, atau karena memang ada semacam pemindahan sudut pandang, kriteria pahlawan bangsa kini sudah beda. Di zaman kiwari yang demokrasi ini, dengan mudahnya tokoh2 masyarakat dipuja, hari lainnya dicaci, lalu dipuja lagi. Dihujat, dipuji, dihujat lagi. Seolah bisa dibolak-balik, standard kebaikan hari ini dan besok bisa berganti sesuka hati.

Hm, manusia memang bukan Tuhan yang patut men-judge manusia yang lainnya. Tapi bagaimana ketika seseorang yang sudah memiliki catatan hitam berupa korupsi-kolusi-nepotisme atau sekularis-pluralis-liberalis (udah spesifik kan…?) dijadikan pahlawan bangsa? Menjadi teladan bagi orang lain serta generasi setelahnya? Apakah memang mereka yang patut menjadi cerminan bangsa selanjutnya?

Kriteria pahlawan bangsa dibuat oleh para akademisi, pemangku kepentingan, pejabat2 bangsa ini. Orang di akar rumput bisa apa. Toh mereka tidak kemudian terobati dari penyakit2 sosial kalau tokoh2 itu jadi pahlawan bangsa. Masyarakat hanya menerima dampak pencitraan saja. Mungkin hukum dunia benar2 sudah kebal bagi orang Indonesia. Berdo’a saja semoga hukum akhirat sedikit berkurang sakitnya.

8 responses to “Kriteria Pahlawan Bangsa

  1. Pahlawan itu:

    1. Orang yang bisa hadir di momen yang tepat. Ex: Pak Amien Rais yang jadi lokomotif reformasi.
    2. Orang yang bisa masuk kriteria pahlawan berdasar UU No. 20/2009.

  2. menurut KBI
    pah.la.wan: [n] orang yg menonjol krn keberanian dan pengorbanannya dl membela kebenaran; pejuang yg gagah berani.
    kebenaran… kebenaran itu tidak relatif… tidak diterjemahkan menurut keinginan seseorang… kebenaran itu pasti… pasti datangnya dari Dzat Yang Maha Kuasa, Allah SWT.
    so… layakkah seseorang menyandang ‘gelar’ pahlawan? sudah sejauh mana ia membela kebenaran… sudah sejauh mana ia membela agama Allah SWT… wah request time out… nih… afwan🙂

    • mungkin kebenaran tindakan seorang tokoh di Indonesia ini terletak pada kepopulerannya.. kesalahan yang sebetulnya fatal tidak masuk kriteria penilaian.. HIS story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s