Mungkin Memang Pantas Dihukum

Seharian lihat terus rekaman pidatonya Obama. Tanggapan saya cuma satu kata : bosen…. Sepertinya memang berita2 di tivi terlalu lebay, lebay-nya. as usual.. apalagi yang ini, pemimpin besar negara adidaya. AS.

Sebegitu dinantikan dan spesialnya-kah sampai mr.Obama membuat presiden meninggalkan Jogja, padahal katanya mau stay menangani Merapi di Jogja? Sebegitu spesial-nya kah sampai statemen2 uniknya seputar Indonesia diputar diulang2 di berbagai stasiun tivi. Sebegitu spesial-nya kah, sampai ada menteri muslim yang khilaf menyalami ibu Obama. Sebegitu spesial-nya kah sampai ada penghargaan bintang yang didapatkan ibu Obama dalam kunjungan kenegaraan yang tidak sampai sehari semalam.

Berapa orang yang menyadari, kini, sesuatu yang jelas dikaburkan dan sesuatu yang kabur dijelas2kan? Berapa orang menyadari, kini, yang benar disalahkan, dan yang salah dibenarkan?

Kasihan sekali melihat sebagian besar orang Indonesia seolah2 melakukan seikirei kepada Obama pada momen kedatangannya. Menganggap bahwa dia adalah seorang majikan yang patut dihormati sedemikian rupa. Mendengarkan apa yang ia ucapkan sebagai kata2 mutiara. Yang bakal dikenal minimal dua tiga tahun kemudian, atau bahkan lebih.. Sementara mungkin Obama hanya merasa sedang melakukan perjalanan romantisme dengan masa lalunya.

Sementara masyarakat kita begitu sensitif dengan isu terorisme, mencurigai orang-orang yang hendak berkata2 tentang agama. Tentang bagaimana seharusnya berinteraksi dengan baik, dengan sesama muslim atau nonmuslim. Tentang yang seharusnya dilarang dan dilakukan. Beramai-ramai mendebat dan mendemo, sampai kemudian muncul satu lagi budaya permisivisme?

Jati diri manakah yang sedang dicari oleh negara yang penduduknya mayoritas muslim ini? Apakah pencarian itu justru membuat diri kita miskin, dalam ilmu, dalam amal, dalam akhlaq, dalam aqidah, dalam ekososbudpolhankamnas?

Bukan do’a apalagi kutukan, hanya asumsi saja…. mungkin memang kita pantas mendapatkan ujian sekaligus hukuman dalam bentuk bencana… hanya sebuah contoh kecil, betapa Sang Maha Kuasa telah menciptakan aturan yang sempurna bagi manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s