Dakwah ‘Merakyat’

Kali ini tulisan republished dari situs http://www.nahimunkar.com seputar dakwah di televisi yang semakin ‘merakyat’, mengikuti selera pemirsa sampai2 tidak memerhatikan nilai-nilai Islam yang kian melebur. Post berupa pertanyaan dan jawaban. Karena panjangnya penjelasan, saya link-kan jawaban ke situs aslinya. Semoga menjadi pelajaran.. amiin.

***

Judul Asli : Keluhan tentang Dakwah di TV

Assalammu’alaikum ustad, sebagai penulis yang sering mengkritisi kegiatan yang berbau2 bidah, syirik, takhyul dan sebagainya. Mohon kiranya bisa dijelaskan ke saya perihal ceramahnya ustad M. Nur Maulana (dari Makasar) yang tayang setiap pagi di acara “Islam itu Indah” di salah satu stasiun TV swasta dimana menurut saya materi ceramahnya banyak yang kurang sesuai dengan syariat islam. diantaranya :

1. Gaya berceramah yang terlihat seperti kebanci2an.

2. Beliau selalu membuka ceramahnya dengan membacakan shalawat nariyah.

3. ada beberapa hal yang aneh mengenai mudahnya dia menjawab pertanyaan yang seolah cenderung seperti berfatwa dengan ilmunya sendiri (sebab beliau tidak pernah menukilkan pendapat ulama ataupun menggunakan dalil baik Al-quran atau pun hadist). seperti jawabannya mengenai bolehnya memakai jimat dan memandikan benda2 pusaka pada waktu2 tertentu.

4. Seringkali saya melihat beliau mudah untuk berjabat tangan dengan jamaah wanitanya dan juga kalo kebetulan bintang tamunya adalah penyanyi beliau juga tidak segan untuk menyuruh bintang tamunya bernyanyi.

Mohon jawabnnya ustad, mengingat bahwa keluarga saya suka sekali menonton ceramahnya beliau meskipun sering saya ingtakan bahwa ada yang “aneh” dengan materinya beliau.

jikalau memang menurut analisa ustad, beliau ini ceramahnya tidak ada masalah maka saya memohon ampun kepada Allah karena telah berburuk sangka kepada beliau. dan jikalau kegalauan saya benar maka setidaknya saya bisa terus berupaya meyakinkan keluarga saya untuk tidak mendengarkan ceramah beliau.

sekedar tambahan ustad, bahwa sebelum acara ini dulu pernah ada acara yang memiliki judul serupa yaitu indahnya islam yang diisi oleh prof musdah mulia namun tidak bertahan lama karena diprotes oleh pemirsa yang mengetahui siapa musdah mulia itu. saya khawatir, bahwa acara ini sebenarnya perpanjangan dari acara yang sama yang hanya berubah tampilannya padahal tujuannya sama untuk merusak agama islam.

demikian ustad, sebelumnya saya ucapkan jazakallohu khoir.

wahyu :

Date: June 16, 2011 @ 12:08 am

simak jawaban lengkapnya di sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s