Makhluk Jadi2an Saat Ramadhan

Ramadhan tiba kembali, alhamdulillah,. kata muslim yang kaffah. 

Ramadhan sebentar lagi, objekan dan proyek baru di depan mata,. kata makhluk jadi2an itu. Makhluk yang pertama mulai berbenah, dari penampilan, cara berbicara, cara melangkah, gaya hidup, dst.. yang biasa ter-ekspose orang banyak. Makhluk yang kedua menyesuaikan jalan cerita, mengubah skenario jadi penuh istilah2 Arab, mengganti kostum pemeran dengan jilbab dan baju koko. Makhluk ketiga menyelaraskan irama lagu, lirik, serta dresscode jadi semakin ‘islami.

Makhluk yang keempat, hadir da’i2 kondang nan energik, menyiapkan materi2 agama yang lucu dan segar, menyiapkan event2 berbau agama sampai investor tertarik. Makhluk kelima mencari dukungan iklan dan format pertanyaan yang gampang dijawab, melengkapinya dengan MC yang kocak, rame. 

Banjir job.. kata makhluk jadi2an. Makhluk2 ini menyemarakkan bulan Ramadhan dengan segenap penghayatan, menyajikan hiburan yang khas bagi masyarakat. Biar semangat puasa, biar tidak lemas, sekalipun sedang lapar dahaga. Makhluk2 tadi, yang dalam bahasa Indonesianya bernama artis, sinetron, acara musik, ceramah televisi, serta program kuis dan lawak, memanfaatkan event Ramadhan sebagai pintu rejeki. Bagaimana meraih pemirsa setia sebanyak2nya, sampai nanti mereka kebajiran rupiah dari sponsor dan perusahaan lainnya. 

Makhluk jadi2an mudah sekali beradaptasi pada lingkungannya. Sehingga ketika momen Ramadhan dan Idul Fitri berlalu, ia pun dengan cepat kembali ke wujud aslinya. Makhluk ini hanya berharap, siapapun yang berada di dekatnya tetap senang dengan apa yang ia berikan, tetap membutuhkan mereka untuk menjadi bagian dari komunitas hedonis. 

Lingkaran yang dibuat oleh dunia hiburan memang selalu demikian, terjadi setiap tahun. Maka jika kita mengikuti lingkaran tersebut, bergaul dengan para makhluk jadi2an, sulit untuk mencapai khusyu’ Ramadhan yang sebenarnya. Memang perlu terkadang kita sadar, dengan mengenali makhluk mana, dan lingkungan mana yang membuat diri kita mampu mengendalikan diri kita. 

Semoga kita mampu membuat agenda sendiri, tidak tergantung kepada euforia Ramadhan yang mudah hilang. Sehingga kita menyadari apa yang kita tuju serta bagaimana kita mampu melalui Ramadhan sebagai hamba Alloh yang mukhlis. Amiin.. 

6 responses to “Makhluk Jadi2an Saat Ramadhan

  1. So, apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi makhluk jadi2an seperti yang diceritakan pada artikel di atas?

  2. mengurangi interaksi dengan mereka, sehingga kita mampu lebih dalam menggali makna ramadhan tanpa terlena pada apa yang dibawa oleh makhluk jadi2an tersebut..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s