Semakin Ndangak Karena Mall

Begitu jegleg-nya situasi ekonomi di Indonesia ternyata dapat terlihat dari daerah2, bukan hanya lingkup nasional. Magelang, daerah administratif di selatan Jawa Tengah mengingatkan kita akan hal ini.

Seperti daerah lain yang mulai menggeliat dari suasana kota kecil suburban menuju daerah yang layak diperhitungkan potensi bisnisnya, Magelang hadir dengan Armada Town Square, Artos, yang dilaunching awal Oktober 2011. Tak cukup hanya sebagai pusat belanja, nantinya Artos pun akan dilengkapi dengan hotel, gedung pertemuan, pusat kuliner, dan lain2. Macam mall2 di kota2 yang lebih besar.

Kasat mata, Magelang terlihat hanya daerah yang ritme hidup orang2 mengalun dengan tenang. Persaingan usaha dan gaya hidup warganya yang biasa2 saja. Bahkan beberapa daerah di kota dan kabupaten masih terbilang belum cukup maju. Tapi ternyata, daya tarik Artos membuat tidak sedikit warga yang menyediakan waktu khususnya berkunjung pada launching beroperasinya mall di ujung selatan kota Magelang ini.

Jegleg-nya tingkat ekonomi masyarakat, antara mereka yang masih berada di daerah pedesaan atau pengusaha kecil, dengan mereka yang sudah mengarahkan gaya hidup hedonis ditambah mall sebagai bisnis konglomerat, tampak begitu jelas dalam hal ini. Keduanya akan terus terpacu  untuk melihat ke atas (ndangak) entah tinggi atau rendah daya beli mereka. Hal ini semakin diperkuat dengan kehadiran mall di daerah suburban seperti Magelang. Mereka yang mulanya tak berpikir untuk membeli ini dan itu, yang mulanya tak pernah punya agenda jalan2 di tempat mewah, sekarang mulai mempertimbangkan kemungkinan sebaliknya. Nasib pedagang dan pengusaha tingkat menengah dan bawah pun dipertanyakan. Yang telah tenggelam, mungkin akan semakin tenggelam.

Saya bagian dari masyarakat yang biasa2 saja. Memilih untuk tidak ikut ndangak dalam hal demikian. Serta memilih prioritas kebutuhan sehingga tidak harus menggunakan parameter gaya hidup seperti mayoritas orang. Dalam mengkonsumsi sesuatu, kalau ada yang terjangkau mengapa mencari yang mahal, kalau ada yang cukup dan efisien mengapa menambah2kan gengsi supaya harga diri sejajar dengan yang di atas.. Nek mung Artos wae ora gumun..😀

 

 

 

 

 

5 responses to “Semakin Ndangak Karena Mall

  1. Semoga aja dengan adanya ARTOS nggak merubah gaya hidup anak2 Ndeso sprt saya ini hidup seperti orang2 barat yg mengagungkan gebyarnya dunia. ambil positifnya saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s