Ustad Jaman Sekarang itu….

Ustad yang terjun langsung ke dunia selebriti tidak sedikit jumlahnya. Ada yang memang sengaja menceburkan diri ke lingkungan artis, ada pula yang dibawa2 oleh infotainment. Bukan akhir2 ini saja, kalau dihitung dengan tahun, mungkin sudah lebih dari satu dekade. Bicara2, siapa to ustad itu?

Saya tidak menemukan definisi yang tepat apa arti sebenarnya dari istilah ustad. Namun menurut salah satu website, ustad atau ustadz konon walau ada dalam bahasa Arab, namun bukan asli dari bahasa Arab. Di negeri Arab sendiri, istilah ustadz punya kedudukan sangat tinggi. Hanya para doktor (S-3) yang sudah mencapai gelar profesor saja yang berhak diberi gelar Al-Ustadz. Kira-kira artinya memang profesor di bidang ilmu agama. Bedanya di Indonesia istilah ini kerap atau hampir selalu disematkan kepada para penceramah agama islam. Tidak memperhatikan background pendidikan dan yang lebih parah terkadang juga tidak melibatkan kapasitas dirinya dalam membangun agama Islam itu sendiri.

Saya juga belum bisa dikatakan bener sih, ngaku saya. Hanya saja cukup tidak nyaman di telinga mendengar kiprah beberapa orang yang mestinya menjadi panutan serta referensi mana yang benar dan baik menurut agama Islam justru terlalu lama di zona nyamannya sebagai ‘selebritis’. Lama2 seperti sekarang ini, beberapa ‘ustad’ justru lebih sering nongol di layar infotainment dengan sensasi masing2, daripada menyampaikan hukum yang jelas akan suatu permasalahan ummat. Sayang sekali, (klik link ini untuk membaca kritikan kepada seorang ustad)

‘Ustad’ yang memilih jalur dakwah di kalangan selebriti agaknya akan sama nasibnya dengan ‘ustad2’ di dunia politik. Pelan2 akan terjaring kepada permisivisme, dengan dalih mereka telah terjun langsung ke lapangan dan memahami keadaan medan dakwah. “Ya sedikit begini atau begitu tidak masalah lah. Yang penting hatinya tetap Islam.” Rumus dari mana tuh??

Om2, mas2, bapak2, yang sekarang punya gelar ustad, tolong dong ya. Harapan ummat Islam besar sekali lho pada njenengan2 sekalian. Tolong diusahakan njenengan itu bisa lebih banyak condong kepada agama Islam yang beneran (emang harusnya gitu ya..:) ). Jangan mau kebanyakan diminta statement2nya sama infotainment yang sekarang tambah ganas itu. Saya juga memohon Anda2 ini tidak menjadikan dakwah sebagai lahan cari uang dong.. jadi nanti kalau ‘tidak laku’ tidak keteteran. Dan daerah2 kecil yang tidak mampu bayar njenengan2 jadi batal dapat tausiyah. Kecuali njenengan2 mau sekalian jadi artis, ya silahkan saja. Insya Alloh masih ada orang2 yang mau berjihad dengan ikhlas.

 

gambar dari sini

2 responses to “Ustad Jaman Sekarang itu….

  1. Memang kita harus berhati-hati dengan para ustadz2 yang muncul dilayar kaca. Soalnya kebanyakan ustadz2 yang muncul di TV merupakan ustadz karbitan yang secara keilmuan agama masih dipertanyakan kapabilitasnya. Takutnya kalo seseorang sudah di”üstadz”-kan, padahal dirinya belum pantas disebut ustadz, akhirnya ketika berdakwah bukannya mengarahkan umat kepada Al Haq, tetapi malah menjerumuskan umat kepada kesesatan.
    Sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh Umar bin Ábdul Aziz:

    “Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka kerusakan yang ditimbulkan akan lebih besar dibandingkan kebaikan/kemaslahatan yang didatangkan”

    Naúdzu billahi min dzalik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s