Waaww-nya Memorial Garden

Baru awal tahun ini saya pribadi tau ada yang namanya San Diego Hills. Pemakaman elit yang letaknya di daerah Karawang. Konsep pemakaman ini tidak hanya tempat menguburkan jenazah tetapi fasilitas2 macam perumahan buat orang yang masih hidup. Playground, jogging track, heli pad, foodcourt, multifunction hall, dll. Yang saya maksud perumahan2 elit yang sering diiklankan secara elit juga di tipi2 itu.

Satu lagi yang mirip tapi berkonsep muslim, Al Azhar Memorial Garden. Yang katanya the first sharia memorial garden. Memang khusus buat muslim dengan layanan kematian komplit dari pengurusan jenazah sampai penguburannya. Letak memorial garden yang ini masih berada di komplek masjid Al-Azhar.

Kali ini saya harus bilang ‘waaww’ dari sisi bisnis. Bisa2nya memanfaatkan ajal seseorang untuk bisnis elit yang pasti segmennya menengah ke atas. ‘Waaww’ dari sisi konsepnya yang tertata rapi dan aman. Tapi saya ga mau bilang ‘waaww’ karena makam-makam macam itu tidak menjamin fasilitas yang sama buat si jenazah. Ya to? Sebagus apapun makamnya, tapi dari rumah ga pernah didoakan, cuma sesekali ditengok karena sekalian mau piknik di makam yang bagus, jenazah dapet apa? Kalau ternyata dapat siksa kubur yang tidak terduga sama sekali dari ahli waris? Apa tega?

Ga mau bilang ‘waaww’ juga bila ternyata ada ajaran Islam tentang berdirinya bangunan2 di atas makam. Sebagaimana yang saya kutip dari www.konsultasisyariah.com berikut ini.

Membuat bangunan di atas kuburan hukumnya haram. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarangnya karena perbuatan ini mengandung pengagungan terhadap yang dikubur serta bisa menjadi penyebab disembahnya kuburan tersebut serta dijadikan sesembahan selain Allah. Hal ini sebagaimana pada kenyataannya, banyak bangunan yang dibangun di atas kuburan lalu orang-orang mempersekutukan Allah dengan para penghuni kuburan tersebut. Mereka menyerunya selain menyeru Allah Subhanahu wa Ta’ala, padahal berdoa kepada para penghuni kuburan itu dan memohon pertolongan kepada mereka untuk mengatasi berbagai kesulitan adalah syirik akbar dan mengeluarkan pelakunya dari Islam. Hanya Allah-lah tempat meminta.

Fatawa al-Aqidah, Syaikh Ibnu Utsaimin, Hal. 26. Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, Darul Haq Cetakan VI 2010

2 responses to “Waaww-nya Memorial Garden

  1. Sakjane nek menurut saya secara kontekstual membangun bangunan diatas kuburan itu tidak haram tapi makruh. jadi tergantung niatan membuat bangunannya. Kalau membuat mall di atas kuburan (seperti salah satu mall di Jogja) itu kan bukan dalam rangka syrik mbak.
    Lagi pula dengan adanya “bisa” menjadi penyebab disembahnya kuburan itu kan berarti hanya memungkinkan. Lha sekarang orang mbangun masjid di samping kuburannya nabi itu apa ya ndak “bisa” membuat syirik juga?

  2. saya memahaminya sebagai tindakan mencegah saja. Setau saya kubur diberi tanda saja sudah cukup, tapi menjadikan kubur sebagai ladang bisnis dengan konsep yang tidak ramah lingkungan seperti memorial garden tsb sepertinya bukan tindakan yang bijak.
    Di Indonesia sendiri macem2 juga kan. Ada pemakaman yang seliang lahat bisa untuk beberapa jenazah (ditumpuk), di sisi lain satu keluarga yang dia dianggap tokoh penting, makam satu keluarga bisa bermeter2 persegi dengan bangunan yang wahhh…
    Sependek pengetahuan saya, makam nabi dan masjid nabawi bukan termasuk bangunan yang didirikan di atas kuburan. Bacaan sy di sini (http://knowledgemuslim.blogspot.com/2012/03/bagaimana-hukum-shalat-di-masjid-nabawi.html).
    Pemanfaatan lahan bekas kuburan umum untuk mall juga bukan merupakan ‘bangunan di atas kuburan’. Kalau makam-nya sekelas memorial garden di atas, lebih menyulitkan pengalihgunaannya kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s